Berita >> Nasional >> Pemilu 2009

Kabinet Profesional, Keniscayaan SBY!
BERITA - pemilu-2009.infogue.com - , Jakarta - 'Zaken cabinet' atau kabinet profesional yang tangguh dan nyata adalah sebuah keniscayaan bagi Presiden SBY untuk menjalankan pemerintahannya. Oleh karena itu, masyarakat harus terus menuntut SBY mewujudkannya, bukan berdiam diri dan menggantungkan sepenuhnya kepada niat baik SBY saja.

Presiden SBY akan menyusun kabinet yang akan mendampinginya selama lima tahun ke depan. Dia menjanjikan orang yang dipilih memiliki kompetensi, bersih, gigih, dan penuh dedikasi. Namun suara-suara publik dan kaum intelektual untuk mendorong SBY membentuk 'zaken cabinet' sangat bernilai dalam meyakinkan SBY agar tak mudah ditekan partai-partai politik koalisinya.

"SBY sebagai presiden terpilih dalam Pemilu Presiden 2009 ini ditantang dalam menyusun kabinetnya ke depan. Beranikah SBY menentukan orang-orang yang akan duduk kabinet dengan mengacu pada profesionalitasnya, dan bukan sekadar politik 'dagang sapi' dengan partai-partai pendukungnya?" kata pengamat politik Sukardi Rinakit PhD.

Para analis politik beranggapan bahwa kekecewaan di partai pendukung pasti ada, apalagi jika Partai Golkar dan PDIP jadi berubah haluan mendukung pemerintahan. Akibatnya, sebagian posisi menteri akan diduduki oleh partai yang memang memiliki kader-kader berkualitas baik.

"SBY tak usah ragu meminta para calon menterinya memaparkan dulu program dan visi-misinya di hadapan rakyat. Ini penting agar rakyat tahu bahwa tim kabinet SBY benar-benar punya visi-misi yang berbobot dan mumpuni," kata Yudi Latif PhD, peneliti politik dari Reform Institute.

Selain menjanjikan menteri yang kompeten, bersih, gigih, dan penuh dedikasi, SBY juga berjanji mengakomodir berbagai kalangan di kabinetnya, baik dari profesional maupun partai politik. "Kontrak politik dan fakta integritas akan menjadi bagian yang sangat penting di sini," kata SBY dalam pidato kemenangannya di Kemayoran Jakarta, Kamis (20/8).

Menurut Sukardi, perhatian kabinet baru SBY pada kebijakan yang pro-rakyat harus menjadi yang terutama; dan ini tak mudah. Namun masalahnya, kata Sukardi, "Beranikah SBY menyusun 'zaken cabinet' yang proporsional? Ini penting bagi kelangsungan demokrasi kita ke depan!"

Peneliti senior pada Soegeng Sarjadi Syndicated itu menyatakan, profesionalitas calon, entah itu dari partai atau bukan, harus menjadi pertimbangan utama bagi SBY untuk memilih menterinya. "Profesional yang paling utama. Terlalu banyak problem ke depan. Tidak bisa main politik perimbangan lagi. Harusnya tidak ada ketakutan lagi pada beliau," tutur Sukardi.

Kaum profesional cenderung sulit 'terkontaminasi' oleh kepentingan mana pun, sehingga diharapkan akam mampu bekerja lebih baik. Sebaliknya, menteri jika berasal dari partai, tentu banyak kepentingan yang tarik-menarik. "Presiden jangan ragu-ragu mengambil orang. Jangan takut ada kecewa-kecewalah. Harus eksis, jangan takut pikirkan resistensi," tuturnya.

Para analis masih ragu apakah SBY berani membentuk kabinet kerja atau kabinet profesional sebagaimana didambakan rakyat. Keraguan itu disebabkan kuatnya tarik-ulur parpol-parpol pendukungnya.

Jadi, apakah publik yakin bahwa SBY berani membentuk kabinet profesional? Di s pentingnya desakan publik dan kaum intelektual agar SBY membentuk kabinet profesional. "Saya sendiri masih ragu SBY bisa menyusun 'zaken cabinet'. Tapi kalau (langkah) itu tak diambil, bisa berbahaya," kata Sukardi. [P1]
Sumber: inilahcom
Lihat Sumbernya
 
dipopulerkan 1000 hari 22 jam yang lalu | Oleh : jamie
Share your post using our widget Infogue Widget
Artikel Terkait (by tag / keyword)
, Jakarta - \'Zaken cabinet\' atau kabinet profesional yang tangguh dan nyata adalah sebuah keniscayaan bagi Presiden SBY untuk menjalankan pemerintahannya. Oleh karena itu, masyarakat harus terus menuntut SBY mewujudkannya, bukan berdiam diri dan mengg
Walau demikian antara seorang profesional dan entrepreneur memiliki persamaan dalam hal kemampuan “mengendalikan diri” dalam bekerja dibawah tekanan. Seorang profesional cenderung ..............
- Isu yang menyebutkan, Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono akan mengajak anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), dibantah pengamat politik. Karena kabinet yang akan dibentuk SBY merupakan kabinet profesional, sedangkan anggota KPU tidak profesional.
, Jakarta - Niat PDIP dan Golkar bergabung dalam kabinet baru SBY kini tak jadi soal bagi PKS. Hal ini diungkapkan Presiden PKS Tifatul Sembiring, begitu ia meyakini bahwa separuh dari 33 pos kementerian di kabinet SBY-Boediono akan diisi oleh kader-kad
- Masyarakat ingin komposisi menteri dalam kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lebih banyak dari kalangan profesional. Hal ini dinilai sebagai bentuk keinginan kuat dari masyarakat agar ada perubahan dalam kinerja pemerintah.

Hal ters
 


4 Komentar
Oleh : Guest
calender dikirim 290 hari 8 jam yang lalu
This aritlce went ahead and made my day.
Oleh : Guest
calender dikirim 289 hari 20 jam yang lalu
gAO0Jb fnogwfbciclg
Oleh : Guest
calender dikirim 288 hari 19 jam yang lalu
x92Ytn , [url=http://jblqzfckjmil.com/]jblqzfckjmil[/url], [link=http://uubextfasvmx.com/]uubextfasvmx[/link], http://mircomhvdbnw.com/
Oleh : Guest
calender dikirim 28 hari 8 jam yang lalu
fWeClD uphpolphacpi, [url=http://pwgqdcfwmuuv.com/]pwgqdcfwmuuv[/url], [link=http://wlxjspfrnhzp.com/]wlxjspfrnhzp[/link], http://grgwkauclvqp.com/
Tulis Komentar
Silakan login menggunakan account infogueID untuk berkomentar

 





Top Article - Pemilu 2009

1     Pelangsing Berat Badan dan Paha
1     Tempat Obyek Wisata di Jakarta
1     Cara atau Teknik Mencium yang Mesra dan Hot
1     Amoy Montok Gan

New Article - Pemilu 2009

1     Amoy Montok Gan
1     Cara atau Teknik Mencium yang Mesra dan Hot
1     Tempat Obyek Wisata di Jakarta
1     Pelangsing Berat Badan dan Paha
1     Contoh souvenir pernikahan